8 Makanan dan Minuman Pro-Diabetes
1. Minuman kemasan terutama soda atau jus kemasan.
Minuman bersoda pada umumnya bisa mengandung 38 gramgula per 350 ml. Beberapa minuman manis dengan perisa buah juga biasanya menggunakan pemanis fruktosa yang diketahui dapat memicu resistensi insulin terutama pada penderita diabetes serta penimbunan lemak di perut.
Minuman bersoda pada umumnya bisa mengandung 38 gramgula per 350 ml. Beberapa minuman manis dengan perisa buah juga biasanya menggunakan pemanis fruktosa yang diketahui dapat memicu resistensi insulin terutama pada penderita diabetes serta penimbunan lemak di perut.
2. Roti putih, pasta tepung terigu, dan nasi
Roti, pasta, dan nasi putih bukanlah pilihan makanan untuk diabetes yang ideal, malah justru berbahaya. Karbohidrat sederhana sangat mudah diserap oleh tubuh dan diubah menjadi gula darah. Mengurangi dan mengganti nasi dengan makanan kaya serat dan protein merupakan cara yang aman untuk mengurangi rasa lapar sekaligus menjaga kadar gula darah penderita diabetes tetap stabil.
Roti, pasta, dan nasi putih bukanlah pilihan makanan untuk diabetes yang ideal, malah justru berbahaya. Karbohidrat sederhana sangat mudah diserap oleh tubuh dan diubah menjadi gula darah. Mengurangi dan mengganti nasi dengan makanan kaya serat dan protein merupakan cara yang aman untuk mengurangi rasa lapar sekaligus menjaga kadar gula darah penderita diabetes tetap stabil.
3. Makanan kaya lemak trans
Lemak trans sebagian besar ditemui pada margarin, selai, dan makanan yang diawetkan. Meskipun tidak secara langsung menaikan kadar gula darah, namun lemak trans dapat memicu resistensi insulin dan sindrom metabolik serta faktor risiko kerusakan pembuluh darah seperti mengurangi kadar HDL.
Lemak trans sebagian besar ditemui pada margarin, selai, dan makanan yang diawetkan. Meskipun tidak secara langsung menaikan kadar gula darah, namun lemak trans dapat memicu resistensi insulin dan sindrom metabolik serta faktor risiko kerusakan pembuluh darah seperti mengurangi kadar HDL.
4. Buah kering
Jenis buah segar pada umumnya memiliki kadar gula yang tinggi, namun ketika dihadapkan dengan dua pilihan antara buah segar dan buah kering sebagai makanan untuk diabetes, pilihlah buah segar. Buah segar masih memiliki konsentrasi gula yang lebih stabil. Selain itu, pilihlah buah segar dengan kadar gula yang rendah seperti apel.
Jenis buah segar pada umumnya memiliki kadar gula yang tinggi, namun ketika dihadapkan dengan dua pilihan antara buah segar dan buah kering sebagai makanan untuk diabetes, pilihlah buah segar. Buah segar masih memiliki konsentrasi gula yang lebih stabil. Selain itu, pilihlah buah segar dengan kadar gula yang rendah seperti apel.
5. Kentang goreng
Kombinasi minyak goreng dan karbohidrat tinggi dari kentang itu sendiri dapat meningkatkan kadar gula darah. Satu buah kentang ukuran sedang misalnya mengandung sekitar 30 gram karbohidrat. Menggoreng kentang juga dapat memicu pembentukan komponen kimia aldehida yang dapat memicu perkembangan penyakit diabetes.
Kombinasi minyak goreng dan karbohidrat tinggi dari kentang itu sendiri dapat meningkatkan kadar gula darah. Satu buah kentang ukuran sedang misalnya mengandung sekitar 30 gram karbohidrat. Menggoreng kentang juga dapat memicu pembentukan komponen kimia aldehida yang dapat memicu perkembangan penyakit diabetes.
6. Makanan kemasan tinggi karbohidrat
Keripik kentang macam-macam perisa, biskuit, hingga sereal sarapan. Makanan kemasan bukanlah pilihan makanan untuk diabetes yang ideal, karena cenderung tinggi karbohidrat dari tepung meski sudah ditambahkan gandum. Karbohidrat makanan kemasan pada umumnya juga cenderung lebih tinggi dibandingkan makanan yang diolah dengan cara dimasak.
Keripik kentang macam-macam perisa, biskuit, hingga sereal sarapan. Makanan kemasan bukanlah pilihan makanan untuk diabetes yang ideal, karena cenderung tinggi karbohidrat dari tepung meski sudah ditambahkan gandum. Karbohidrat makanan kemasan pada umumnya juga cenderung lebih tinggi dibandingkan makanan yang diolah dengan cara dimasak.
7. Madu, sirup agave, dan sirup maple.
Meskipun sering digunakan sebagai pengganti gula pasir, namun pada kenyataannya ketiga “gula alami” ini tidak jauh lebih baik. Bahkan, total karbohidrat dari pemanis alternatif ini bisa jauh lebih tinggi.
Meskipun sering digunakan sebagai pengganti gula pasir, namun pada kenyataannya ketiga “gula alami” ini tidak jauh lebih baik. Bahkan, total karbohidrat dari pemanis alternatif ini bisa jauh lebih tinggi.
8.Kopi dengan topping.
Berbeda dengan kopi hitam biasa, banyak kopi yang biasa dijajakan di kedai-kedai kopi pada umumnya mengandung gula yang lebih banyak karena ditambahkan karamel, sirup coklat atau whipped cream. Jika Anda penggemar kopi, lebih baik konsumsi kopi hitam atau espresso saja. Kopi hitam sudah terbukti dalam menurunkan risiko diabetes.
Berbeda dengan kopi hitam biasa, banyak kopi yang biasa dijajakan di kedai-kedai kopi pada umumnya mengandung gula yang lebih banyak karena ditambahkan karamel, sirup coklat atau whipped cream. Jika Anda penggemar kopi, lebih baik konsumsi kopi hitam atau espresso saja. Kopi hitam sudah terbukti dalam menurunkan risiko diabetes.
Sumber : helloSEHAT.com
Oleh : Kemal Al Fajar
Komentar
Posting Komentar